Back to top

Indonesian and International Recipes

Masakan Dengke Na Niura

Share on :
Hot Recipes - Dengke Na Niura ( Dengke atau Dekke yang berarti Ikan Mas )

Masakan khas Indonesia ini berasal dari suku Batak, tetapi masakan ini sangat susah untuk ditemukan bila teman - teman mencarinya di restoran atau rumah makan dimanapun. Sebabnya masakan ini yang berbahan dari ikan mas tidak dimasak, tidak digoreng, tidak dikukus atau tidak di apa - apain lah alias mentah.

Jadi jangan heran kalau masakan ini hanya dibuat oleh rumah tangga dalam hal ini ibu atau nenek dan tiap keluarga mungkin juga dalam hal rasa tidak ada yang sama karena resep ini tidak ada yang baku, jadi menurut cita rasa pembuatnya saja.


Na-Niura

Jadi...? Yuuk mencoba memasaknya...

Bahan yang harus disiapkan untuk masakan khas Indonesia dari suku Batak ini :

1 kg Ikan Mas ( pilih yang kecil atau sedang 1 kg isi 2 ekor )
3 buah asam jungga, kupas dan peras airnya, saring kemudian tambahkan air secukupnya untuk merendam ikan secara merata.
1 sendok makan ketumbar disangrai hingga harum, giling halus
40 gram kemiri dibelah jadi dua kemudian disangrai tanpa minyak goreng
1 ruas jahe ( ± 5 cm ) di iris tipis melebar dan disangrai
1 ruas lengkuas pilih yang agak muda iris tipis dan disangrai
1 siung bawang putih sangrai hingga lunak
12 siung bawang merah, sangrai hingga lunak

5 cm kunyit, bersihkan, potong - potong dan giling halus
1 sendok makan andaliman, giling halus
6 - 8 buah cabe rawit/ cabe keriting merah ( bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera )
1 batang rias / kecombrang muda ukuran panjang antara 25 - 30 cm kelupas dan ambil bagian dalamnya yang berwarna putih kemudian rebus dan tiriskan
Garam sesuai selera

Optional

80 gram kacang tanah kulit, sangrai hingga matang, kupas kulitnya dan giling kasar
1 buah jeruk nipis, peras dan ambil airnya ( digunakan bila kuah na niura kurang kecut, masukkan sedikit demi sedikit )

Cara membuat masakan khas Indonesia dari suku Batak ini

Cuci bersih ikan mas, buang insang, sisik dan isi perutnya

Menggunakan pisau yang tajam, iris memanjang punggung ikan ( usahakan sedekat mungkin dengan tulang duri nya ) kemudian lebarkan

Rendam daging ikan dalam cairan asam jungga selama 2 jam

Setelah 30 menit, cabut tulang duri ikan ( pada 30 menit pertama ini daging ikan sudah melunak sehingga pencabutan tulang duri ikan dapat dilakukan dengan mudah )
Beri keratan di kedua sisinya agar bumbu mudah meresap, dan balik - balik ikan secara berkala agar cairan asam jungga meresap ke semua bagian

Siapkan bumbu yang sudah disangrai maupun yang tidak disangrai

Ulek bumbu dengan urutan sebagai berikut, andaliman, cabe, garam, ketumbar giling, kemiri, jahe, lengkuas, bawang putih, bawang merah, kunyit, batang rias muda/ kecombrang yang sudah direbus.
Aduk hingga menjadi pasta berwarna kuning  kemerahan ( warna merah ditentukan oleh banyak sedikitnya cabe )

Cicipi bumbu giling apakah sudah asin dan pedas sesuai selera

Laburkan bumbu giling ke seluruh bagian daging ikan secara merata dan balik - balik ikan agar bumbu bercampur dengan cairan asam.

Cicipi apakah rasa sudah cukup kecut, bila kurang tambahkan air jeruk nipis sedikit demi sedikit untuk mencapai rasa kecut yang diinginkan

Asam Jungga

asam-jungga

 atau orang minang bilang limau sundai berukuran lebih besar dari jeruk nipis dengan kulit jeruk yang berbintil dan isi nya mirip jeruk keprok atau jeruk bali.

kecombrang
kecombrang
Rempah yang satu ini mempunyai aroma sangat harum, sedikit ada aroma asam lemon dan kesegaran jahe. Karena itu kecombrang banyak dipakai utnuk masakan Sumatra, campuran gulai, sambal, tumisan karena bisa meredam aroma anyir ikan. Saat berbentuk bunga, warnanya makin cantik dan aromanya makin tajam. Bunga ini biasanya dibelah-belah dan dicampurkan dalam gulai atau kari. Jika batang sudah tua (bentuk tanamannya mirip jahe bisa setinggi 5 meter), batang dikupas untuk diambil bagian dalamnya yang putih dan harum. Bagian ini disebut rias dan dipotong-potong untuk sambal atau bumbu masakan ikan/seafood.